Fokus pada Niche Blog untuk Content Strategy, Sebesar Apa Pengaruhnya?

Fokus pada Niche Blog untuk Content Strategy, Sebesar Apa Pengaruhnya?

Banyak yang bingung dengan content strategy, karena kebanyakan setiap orang membuat konten tulisan hanya supaya dibaca oleh orang lain. Begitu juga dalam dunia blogging, tidak sedikit yang menulis konten blognya untuk tujuan supaya mendatangkan traffic yang banyak. Apakah ini salah? Tentu tidak ini sangat penting bagi keberadaan blog itu, karena sebagaimana yang kita tahu, makin banyak konten dalam sebuah blog, maka semakin dianggap “terurus” blog itu.

Tapi masalahnya adalah tidak sedikit blogger yang kebingungan dengan postingan blognya. Misalnya, blog yang awalnya mempunyai niche A, ditengah perjalanan bloggernya mulai tergoda dengan niche yang lainnya, akhirnya blog yang dibangunnya nichenya tidak satu lagi. Baguskah ini untuk blog tersebut?

Memang bagusnya sih dalam 1 blog itu nichenya sama. Misalnya tentang jasa penulisan, ya sebisa mungkin postingannya sebaiknya tentang dunia menulis, bukan yang lain. Kenapa? Tentu karena pengunjung blog kita akan menilai siapa sebenarnya admin blog itu; apakah dia memang penulis, atau dia punya profesi lainnya, tapi yang terpenting yang harus kita sadari adalah pengunjung blog biasanya mengunjungi blog kita karena mereka mencari di mesin pencari demalah berngan keyword tertentu, iya kan?

Nah, saat mereka datang ke blog kita dia akan melihat bahwa blog kita ternyata isinya “lengkap,” tapi kerena terlalu lengkap sesuai dengan yang kita mau inilah ia malah berpaling tidak jadi melakukan kerjasama dengan kita. Apa bisa begitu?

Bisa iya, jika pengunjung blog ini memang seorang yang sibuk dan membutuhkan bantuan jasa Anda. Ia akan merasa Anda banyak profesi, sehingga menganggapnya tidak fokus.

Tapi bisa juga tidak, jika pengunjung blog yang memerlukan jasa Anda ini melihat bahwa Anda orang yang serba bisa, ya contohnya dengan banyaknya pembahasan yang ada dalam blog Anda.

Semua tergantung Anda kira-kira calon klien Anda termasuk yang pertama atau yang kedua? Jika saya pribadi, saya lebih suka untuk fokus pada satu blog dengan satu niche. Saya lebih suka membahas satu niche lebih mendalam di satu blog, dibanding harus menjadikan sebuah blog gado-gado. Kecuali jika blog itu adalah blog pribadi, boleh lah kita menulis apa saja termasuk yang terjadi dalam keseharian kita.

Jadi, jika boleh memberi saran jika Anda ingin membangun marketing strategy dengan blog Anda sebisa mungkin “menjaga niche”nya, jangan sampai berubah, karena dengan itu meski Anda posting sedikit artikel pun, tetap orang akan melihat bahwa blog Anda ini fokus pada bahasan tertentu. Lebih baik lagi jika Anda bisa memmposting lebih banyak artikel dengan pembahasan yang lebih spesifik yang bisa menjawab berbagai pertanyaan dan kebutuhan pengunjung blog Anda.

Siap menjadi orang yang ahli dengan blog dengan satu niche dengan pembahasan yang lebih mendalam?

Ayo kita bersama membangun blog yang lebih berkualitas yang bisa membantu banyak orang. Semoga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iwan Wahyudi adalah Penulis Biografi, Ghost Writer dan Content Strategist yang mulai banyak dikenal di Indonesia. 

Sebagai penulis biografi dan ghost writer telah membantu 20 an klien menyelesaikan penulisan bukunya. 

Sebagai content strategis bukan hanya menjadikan situs yang dikelola banyak dikenal oleh klien, tapi juga dengan itu ia dapat membantu penulis profesional lainya dalam mendapatkan klien sesuai kapasitasnya. 

Kini ia mulai merintis self publihing dengan harapan bisa membantu klien mulai dari penulisan konten buku, pewajahan hingga cetak buku sesuai budget yang disediakan oleh setiap klien. 

Ia akan tetap membuka peluang kerjasama dengan pihak manapun, baik pribadi, perusahaan, agency desain, advertising dan yang lainnya untuk tetap memberikan konten yang kreatif dan berkualitas. 

Minat bekerja sama ? Silahkan WA di 0857 1149 4600